Sertifikasi Kompetensi Administrative Officer : Sembilan Dosen dan Satu Laboran Administrasi Perkantoran UNY Dinyatakan Kompeten

Demi meningkatkan kompetensi sebagai sertifikat tehnis asesor, dosen, dan praktisi administrative, Jurusan Pendidikan Administrasi mengikuti Sertifikasi Kompetensi Administrative Officer KKNI III oleh LSPP3. Kegiatan ini terlaksana selama dua hari dengan menggunakan metode blended learning. Hari pertama (30/09) dengan agenda Bimbingan Teknologi (Bimtek) dan hari kedua (02/10) dengan agenda Uji Kompetensi, yang meliputi wawancara dan portofolio. Bimtek yang dilaksanakan secara daring ini dibimbing oleh Sri Sudarwati, M.M., seorang praktisi Administrative Professional, Asesor Kompetensi dan Master Trainer. Sedangkan uji kompetensi langsung diuji oleh dua asesor Administrative Officer, Ibu Dyah Ekanuwati dan Bapak Agus Heri Santoso. Kegiatan sertifikasi kompetensi ini diselenggarakan oleh Citra Prestasi Gemilang (CPG) dan bersubsidi. Pada kesempatakan ini, Prodi Administrasi Perkantoran (ADP) mengirim sembilan dosen dan satu tenaga kependidikan (laboran) untuk mengikuti uji kompetensi. Adapun dosen yang mengikuti kegiatan ini, yaitu Drs. Joko Kumoro, M.Si., Yuliansah, M.Pd., Yudit Ayu Respati, M.Si., Rr. Chusnu Syarifa DK., M.Si., Mochamad Hanafi, M.Si., Voettie Wisataone, M.A., Suhartanto, M.Si., Nadia Sasmita, M.Si, dan Riana Isti Muslikha, M.Pd. Sedangkan laboran ADP yang mengikuti sertifikasi, yaitu Isti Kistiananingsih, S.Pd. Guna mempersiapkan Bimtek dan Uji Kompetensi, peserta dari ADP UNY dengan serius mengikuti pelatihan yang dibimbing langsung oleh Yuliansah, M.Pd., salah satu dosen ADP. “Pelatihan yang diberikan Pak Yul ini sangat bermanfaat dan membuat kami melek terhadap kegiatan administrative officer terlebih dosen yang mengikuti kegiatan ini bukan lulusan Administrasi Perkantoran.” Terang Voettie, salah satu dosen non lulusan Administrasi Perkantoran dan peserta sertifikasi.  Uji Kompetensi dilaksanakan di Atrium Premier Hotel Yogyakarta dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 14.30 WIB ini diikuti 21 peserta, yang terdiri dari asesor, pendidik (dosen dan guru), serta praktisi administrative. Semua peserta direkomendasikan lulus atau kompeten oleh asesor. “Menurut saya uji kompetensi bersubsidi ini sangat bagus dan memberikan kesempatan bagi pelaku Pendidikan untuk meningkatkan kompetensi khususnya di administrative officer.” Kata Chusnu, salah satu peserta sertifikasi [voe].