Prodi AdP Inisiasi Kerjasama dengan DUDI-Cetak Lulusan sesuai Kebutuhan

Yogyakarta – Program Studi (Prodi)) Administrasi Perkantoran (AdP) Jenjang D4 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar inisiasi kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Upaya ini dilakukan untuk menciptakan Link and Match antara lulusan dengan kebutuhan DUDI. 

Ketua Prodi Administrasi Perkantoran UNY Purwanto mengatakan, kerjasama ini penting untuk mengurangi kesenjangan antara kualitas lulusan dengan kebutuhan pasar. Kerjasama ini akan memberikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kepada lulusan prodi AdP. 

”Jika di kampus mahasiswa memperoleh pengetahuan, maka keterampilan dan pengalaman bisa didapatkan melalui praktik di lapangan atau magang,” paparnya saat membuka acara Inisiasi Kerjasama Prodi Adp UNY dengan DUDI di hotel The Phoenix Yogyakarta, Sabtu (10/10/20). 

Dijelaskan, kerjasama prodi Adp dengan DUDI sudah dilakukan sejak lama. Beberapa pertemuan yang melibatkan DUDI telah dilakukan, terutama dalam rangka penyusunan kurikulum pembelajaran. ”Kami berharap ada suatu kiat bahwa pelaksanaan pembelajaran melibatkan secara intensif DUDI. Kemitraan seperti ini akan kami laksanakan secara berkelanjutan,” jelasnya dalam acara yang dihadiri sebelas DUDI secara luring dan daring.

Inisiasi kerjasama ini mendapat sambutan baik.  Agus Fahrurrozy Abdillah dari Telkom Telstra berharap link and match antara kampus dan DUDI dapat menciptakan tenaga kerja yang kompetitif. ”Kami menyambut baik inisiasi kerjasama ini,” ujarnya yang mengikuti acara melalui zoom.

Agus Dianto perwakilan Qhomemart BJ Home Supermarket Bangunan Yogyakarta menyampaikan bahwa keberadaan tenaga magang dirasa sangat membantu. Mahasiswa yang selalu update dengan perkembangan teknologi dinilai dapat memberikan masukan untuk perusahaan.

”Tidak hanya pekerjaan yang kecil-kecil, terkadang mereka juga kami berikan pekerjaan yang menantang. Intinya kami merasa terbantu dengan kehadiran tenaga magang ini,” ujarnya. 

Hanya saja, pihaknya tidak dapat menerima banyak mahasiswa dalam waktu yang bersamaan. ”Karena kami akan bingung menempatkannya. Tapi ini dapat diatasi dengan mengatur waktunya,” ujarnya saat menyampaikan masukan. 

Senada, Efendi S.Y dari BPD DIY menyampaikan dukungannya. Pihaknya memastikan akan berkontribusi untuk mensukseskan program Merdeka Belajar. ”Tentu kita perlu bicara lebih lanjut karena industri perbankan berbeda dengan yang lainnya. Karena untuk beberapa hal, di perbankan ada UU kerahasiaan,” paparnya.  

Sementara itu, Iyan Supiandi dari Jasa Raharja menunjukkan ketertarikannya dalam hal kerjasama riset. ”Kerjasama ini akan kami tindaklanjuti,” ujarnya. 

Ketua panitia acara Rr. Chusnu Syarifa mengatakan, dalam acara inisiasi kerjasama ini sekaligus disosialisasikan kurikulum Merdeka Belajar dan Program Studi D4 Administrasi Perkantoran UNY. ”Tapi yang terpenting adalah kami ingin lulusan AdP memiliki kompetensi sesuai dengan yang dibutuhkan dunia kerja. Untuk itu, acara ini kami laksanakan,” ujarnya [sigit].