Mahasiswa Program Studi Administrasi Perkantoran D4 Mengikuti English Speaking Competition

Keterampilan Bahasa Inggris menjadi salah satu kompetisi dasar yang paling utama saat ini bagi semua lulusan perguruan tinggi. Terdapat 2 jenis keterampilan Bahasa Inggris yang perlu dikuasai oleh mahasiswa, yaitu Active English and Passive English. Mayoritas dunia industri mensyaratkan penguasaan keterampilan Berbahasa Inggris secara aktif (Active English) yaitu speaking dan conversation dalam rekrutmen nya. Sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan secara sungguh-sungguh keterampilan berbahasa Inggris aktif mereka selama studi. Salah satu cara melatih keterampilan Active English adalah dengan mengikuti kompetisi keterampilan Speaking atau English Conversation sebagai sarana berlatih dan stimulus bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris Aktif mereka, seperti pelaksanaan English Speaking Competition pada Jum’at, 23 Oktober 2020 melalui platform Zoom, yang diikuti oleh mahasiswa Prodi Administrasi Perkantoran D4. Kegiatan ini bertujuan untuk evaluasi keterampilan berbahasa Inggris, hingga mempersiapkan dan meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris terutama Active English mahasiswa, karena rasio mayoritas dari pendidikan vokasi adalah practical learning.

Indikator penilaian pada kegiatan English Speaking Competition mengacu pada standar empat kategori penilaian IELTS Speaking score, yaitu fluency and coherence (kelancaran dan koherensi antara satu kalimat dengan kalimat berikutnya), lexical resources atau vocabulary range (perbendaharaan kata), grammatical range (akurasi grammar) dan pronunciation (pelafalan). Dasar penilaian ini merupakan sarana mempersiapkan mahasiswa agar mereka memiliki standar international dalam keterampilan berbahasa Inggris aktif.

Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, didapat 3 juara utama, yaitu Ulayya Nuwayyara Mudawwamah (Juara 1), Adji Harmain Gufa (Juara 2), dan Ifra Gistiara Ainda (Juara 3). Ketiganya mahasiswa Prodi Administrasi Perkantoran D4 angkatan 2019 yang berhasil mengumpulkan skor masing-masing 360, 330 dan 325 (Full score untuk tiap kategori adalah 100 poin). Secara umum, mahasiswa mendapatkan skor tertinggi pada kategori pronunciation (pelafalan) dan fluency & coherence. Sehingga, sebagai bahan evaluasi pembelajaran Bahasa Inggris kedepan adalah perlunya peningkatan keterampilan yang terkait vocabulary dan grammatical range. Sarana berlatih untuk meningkatkan perbendaharaan kata adalah dengan membaca atau perlu adanya kegiatan kompetisi yang terkait skill reading seperti storytelling contest dan essay competition [Nad].