SMK Muhammadiyah Salaman Magelang dan SMK N 1 Kebumen Praktek Perkantoran di Laboratorium Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Tren kunjungan studi dari sekolah mengalami pergeseran. Jika dulu sebagian besar sekolah hanya mengunjungi tempat-tempat wisata untuk melepas lelah para siswa, kini makin banyak yang menambahkan tempat pendidikan dan industri dalam daftar kunjungan mereka. Demikian pula yang tampak di UNY, tak terkecuali Fakultas Ekonomi (FE) yang makin kerap mendapat kunjungan dari berbagai sekolah di beberapa tahun terakhir ini. Hal ini disampaikan oleh Dekan FE UNY Sugiharsono menyambut kunjungan dari sebuah sekolah beberapa waktu lalu.

FE UNY sering mendapat kunjungan dari sekolah, baik siswa yang didampingi guru, maupun tim musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dari kabupaten tertentu. Tidak hanya untuk memperoleh informasi seputar penerimaan mahasiswa baru, beberapa sekolah juga mengadakan kegiatan praktik di laboratorium yang tersedia di FE UNY.

Pada 16-17 Januari kemarin, FE UNY menerima kunjungan dari SMK Muhammadiyah Salaman Magelang, SMK N 1 Kebumen, dan SMK Sunan Drajat Lamongan. SMK Muhammadiyah Salaman Magelang dan SMK N 1 Kebumen melakukan kunjungan ke laboratorium di jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran dan mengikuti sebagian kegiatan praktik yang diajarkan di lab tersebut.

Kepala sekolah SMK Sunan Drajat Lamongan, Masbudi, menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan FE UNY. “Kami harap dengan melihat langsung bagaimana kampus secara fisik dan kegiatan mahasiswa di dalamnya para siswa bisa mendapatkan motivasi untuk melanjutkan studi hingga ke perguruan tinggi,” terangnya.

Sedangkan Nurul Aini selaku Kepala Sekolah SMK N 1 Kebumen mengakui Yogyakarta masih menjadi magnet besar bagi para pelajar untuk menempuh pendidikan. “Dekatnya jarak Kebumen dan Yogyakarta, serta biaya hidup yang relatif terjangkau menjadi faktor yang menyebabkan Yogyakarta masih diidam-idamkan banyak siswa dan orang tua. Dengan berkunjung ke sini, semoga para siswa bisa mendapatkan banyak info yang membantu mereka untuk melanjutkan studi ke UNY,” urainya. (fadhli)